MENU

3/15/11

tips menghemat batrai ( PULSA)

Bagi yang memiliki kebiasaan berjam-jam dengan ponsel, tentu yang menjadi musuh utama tak lain adalah habis baterai alias ngedrop.

Kalau sudah ngedrop, apa boleh buat. Pastinya, mesti menunggu berjam-jam lagi untuk mengisi ulang. Relakan kenikmatan dan kenyamanan Anda terpotong untuk beberapa jam. Terlebih lagi jika  daya baterai habis di saat penting atau di dalam perjalanan, kesal hati dibuatnya. 

Dan tahukah Anda, ternyata seringkali baterai habis bukan lantaran kerap dipake menelepon. Melainkan, ada beberapa fitur dan layanan di ponsel yang turut serta memakan daya baterai ponsel Anda.

Nah¸untuk menghindari ihwal membosankan sepert itu, berikut ini ada sejumlah cara untuk menhindari dan mengurangi penggunaaan baterai di ponsel Anda. Berikut uraiannya:

Redupkan lampu layar
Ada baiknya redupkan lampu layar ponsel jika berada dalam ruangan yang gelap ataupun redup. Cara ini akan cukup membantu mengurangi penggunaan daya baterai yang diserap oleh lampu tersebut. Lagipula, keberadaan lampu layar di ruangan minim cahaya tidak terlalu krusial. Pasalnya, lampu utama dalam ponsel cukup mampu mensupport cahaya yang dibutuhkan ponsel.  
 
Kurangi volumeLagi tanggung mendengarkan musik dari radio, mp3 ataupun video, supaya tak boros baterai pelankan volumenya. Tentunya, baterai akan lebih hemat lagi jika multimedia tadi dimatikan.
 
Cek Email Manual Di kebanyakan ponsel pintar user dimanjakan dengan layanan push email. Tapi tahukah Anda, jika layanan tersebut ternyata menyedot energi. Nah, pilih mana ponsel pintar Anda jadi ‘mayat’ lantaran habis baterai, atau ponsel Anda tetap prima, meskipun Anda harus cek email secara manual.  
Ups, jangan lupa matikan jaringan nirkabel
Cek ponsel Anda, apakah jaringan nirkabel aktif atau tidak. Jika memang aktif, segera matikan. Seringkali kita lupa menon-aktifkan Bluetooth ataupun Wi-Fi. Pengkatifan jaringan nirkabel akan menyedot energi baterai. 
Cek Baterai
Bagi para pengguna ponsel pintar, cara ini bisa dilakukan dengan memasang aplikasi indikator energi baterai. Terdapat beberapa aplikasi yang menginformasikan kondisi daya baterai ponsel Anda.

Misalnya saja, pengguna iPhone bisa memakai aplikasi Battery Go and myBatteryLife. Kedua aplikasi ini menginformasikan berapa energi baterai yang tersisa dan memprediksikan berapa menitkah ponsel Anda mampu disedot untuk telephon, memutar musik, videoa atapun online.
Pun demikian dengan penggemar BlackBerry. Aplikasi NB BattStat bisa dipasang agar bisa membantu Anda mengetahui berapa lama baterai mampu bertahan dan sejauh mana temperatur panasnya. Semoga bermanfaat./N2  

iPad 2 Resmi Diperkenalkan, Suguhkan Disain dan Hardware Andal




Apple iPad 2 resmi diperkenalkan Rabu (02/03/2011) kemarin. Seperti pernah diduga sebelumnya bahwa generasi kedua iPad ini telah alami peningkatan, baik dari sisi disain maupun hardware. Ditilik dari sisi disain ternyata iPad 2 memiliki tebal 8.8mm dengan bobot sekitar 613 gram. Menariknya, dengan tebal yang hanya hanya 8.8mm itu, iPad 2 ternyata masih lebih tipis jika dibanding dengan iPhone 4.
Sementara dari sisi hardware, sebagaimana dikutip PULSAonline via phonearena, iPad 2 membawa perubahan signifikan dengan ditanamnya chipset prosesor 1 GHz dual-core Apple A5. Hebatnya, prosesor baru yang ditanamkan pada iPad diklaim mampu meningkatkan kinerja CPU hingga 6x dan kinerja GPU sebesar 9x. iPad 2 juga dilengkapi dengan dua kamera yang terletak di bagian belakang dan depannya. Pada sektor penyuplai daya, iPad 2 disokong oleh baterai yang mampu menghidupi hingga 10 jam.
Menurut kabar lain yang dikutip PULSAonline, dilaporkan bahwa Apple iPad 2 akan digulirkan ke pasar di negara Amerika Serikat, Australia, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, dan Jepang tanggal 11 Maret medatang. Menyusul kemudian, tepatnya 26 Maret, iPad 2 akan hadir di lebih dari 20 negara lainnya.
iPad 2 sedianya akan hadir dengan dua varian warna hitam dan putih dengan banderol sekitar $500 (Rp4.7 juta-an) untuk versi Wi-Fi dengan memori 16GB, sedangkan versi 3G dibanderol mulai dari $630 (Rp5.6 juta-an).
Detil Spesifikasi:•    Jaringan: GSM  850, 900, 1800, 1900; UMTS atau WCDMA 850, 900, 1900, 2100
•    Data: Edge, UMTS,  (HSDPA 14.4 Mbit/s),  HSUPA 2.0 Mbit/s
•    Dimensi: 241.2 x 185.7 x 8.8 mm, Bobot: 613 gram
•    Display: layar sentuh LCD kapasitif, 1024 x 768 pixels, 9.70 inchi, Multitouch, Light sensor
•    Sistem Operasi: iOS (4.x)
•    Prosesor : 1 GHz Dual-core A5
•    Kamera utama: 0.7 MP (960 x 720 px)
•    Kamera sekunder: setarai VGA
•    Video: 1280x720 (720p HD) (30 fps)
•    Browser: HTML
•    GPS: AGPS
•    Konektivitas: Wi-Fi 802.11a, 802.11b, 802.11g, 802.11n, Bluetooth v2.1, HDMI, TV out
•    Fitur lain: Accelerometer, Gyroscope, Compass, Player MP3, AAC, M4A (Apple lossless), Player MPEG4, H.264, Motion JPG, MOV, Youtube player, Document viewer (Office 2007, Office 2003, PDF),

Samsung Galaxy Tab 10.1 a.k.a Galaxy Tab 2, dengan Android 3.0 Honeycomb



Samsung tercatat sangat produktif menelurkan produk baru. Alhasil tak salah jika pabrikan ponsel asal Korea ini menduduki posisi terbesar kedua di kancah bursa ponsel global. Nah, beberapa waktu lalu Samsung mengumumkan kehadiran ponsel pintar terbaru berjudul Galaxy S II. Ternyata, pada saat yang sama Samsung pun ikut memperkenalkan PC tablet terbaru bernama Galaxy Tab 10.1.
Tablet PC baru keluaran Samsung ini merupakan suksesor dari produk sebelumnya, Galaxy Tab. Berbeda dari seniornya itu, Galaxy Tab 10.1 alias Galaxy Tab 2 tampil dengan suguhan layar berukuran 10.1 inci, dengan resolusi 1280x800 piksel (WXGA).
Konsep disain yang ditawarkannya pun ‘manis’, dimana hadir dengan ketebalan 10,9 mm dan bobot 599 gram. Alhasil, tak sekadar relatif ramping tapi juga cukup ringan. Fitur menarik lain yang disajikan di sini yaitu kamera utama 8 MP, yang diberi kemampuan merekam video hingga ukuran full HD 1080p. Juga, Galaxy Tab 10.1 didukung oleh kamera sekunder 2 MP di bagian muka. Kamera depan tersebut bisa difungsikan untuk melakukan video chat. Bahkan, bisa untuk memotret gambar/foto diri sendiri.
Hadir dengan mengusung platform Android 3.0 Honeycomb, tampaknya menjadikan Galaxy Tab 10.1 sebagai pesaing dari PC tablet lain di segmen yang sama seperti Motorola XOOM maupun LG Optimus Pad a.k.a G-Slate. Siapa yang lebih diminati pasar? Tentunya harus menunggu respon pasar. Paling tidak siapa yang mampu memberi harga lebih ‘masuk akal’ pasti bakal bisa merebut hati calon konsumen. Kita tunggu saja perkembangannya.

Rumor: Nokia E6-00, Symbian^3 dengan QWERTY Plus Layar VGA?



Baru-baru ini muncul sebuah rumor tentang ponsel Nokia baru, yang diisukan bernama E6-00. Isu ini muncul dari sebuah file XML dan album di situs Picasa, dimana memaparkan beberapa spesifikasi dan hasil foto kamera dari calon ponsel baru Nokia tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, Nokia E6-00 tersebut tampil dengan dukungan sistem operasi Symbian^3. Kameranya 8 MP, yang didukung oleh dual LED flash. Menariknya, rumor itu menyebutkan bahwa resolusi layarnya yakni VGA.

Sebagai informasi, hampir semua perangkat Symbian^3 sejauh ini hanya memiliki resolusi layar nHD (640x360 piksel), yang mana lebih kecil dari VGA (640x480 piksel).

Spek bocoran lain dari E6-00 yaitu teknologi 3G, dengan HSDPA. Ada pula Wi-Fi dan speaker stereo. Untuk bentukan bodi, sejauh ini belum diketahui. Hanya saja, kembali beredar rumor yang menyebutkan dandanan bodi E6-00 merupakan candybar, yang dilengkapi keyboard QWERTY.

Ada kemungkinan calon ponsel Nokia ini bakal diperkenalkan di ajang Mobile World Congress bulan depan. Mudah-mudahan saja begitu.

3/13/11

iPhone 4 Putih Akan Mulai Dipasarkan April 2011?




undefined
Isu akan hadirnya iPhone 4 dengan balutan warna putih, memang telah lama muncul ke permukaan. Namun, karena terdapat beberapa kendala terkait dengan produksi dari iPhone 4 putih di mana disinyalir banyak mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh terlalu tingginya standar yang dicanangkan Apple untuk smartphonennya itu.
Nah, setelah permasalahan tersebut sudah ‘dianggap selesai’, iPhone 4 putih dikabarkan akan mulai diproduksi secara massal. Bahkan, mengutip pernyataan analis sebagaimana dilansir appleinsider, dikatakan bahwa iPhone 4 putih versi GSM akan mulai digulirkan ke pasaran bulan April mendatang.
Bukti ‘selesainya’ masalah yang selama ini dialami Apple dalam membesut gadget berwarna putih sebenarnya datang dari pernyataan sang bos Apple sendiri. Di mana pada minggu lalu, Steve Jobs menyatakan bahwa iPad 2 versi putih segera diluncurkan bersamaan dengan tersedianya iPad 2 versi hitam hari Jumat ini.  
Meski begitu sejauh ini memang belum ada konfirmasi resmi dari Apple terkait dengan kehadiran iPhone 4 putih ini. Walhasil misteri terkait akan datangnya iPhone 4 putih sepertinya masih belum terkuak. Kita tunggu saja.

Samsung Wave II (S8530) OLEH MAJALAH PULSA



Disain
Wave II mengusung desain touchscreen candybar, layaknya smartphone dengan OS premium kebanyakan. Dengan dimensi 123.9 x 59.8 x 11.8 mm, Wave II tampil memanjang. Di bawah layar, Wave II dilengkapi dengan tiga tombol, masing-masing tombol Call, Menu dan End. Di sebelah kanan terdapat tombol pengunci layar dan shutter kamera. Sedang di sebelah kiri terdapat tombol pengatur volume. Gerbang micro USB, audio 3.5 mm dan speaker eksternal bisa ditemukan di bagian atas ponsel
Jika disandingkan dengan pendahulunya, Samsung Wave S8500, kedua smartphone terlihat hampir identik. Yang membedakan keduanya hanya ukuran Wave II yang agak lebih besar dan desain tiga tombol di bawah layar keduanya.
Wave II didominasi dengan bahan logam anti gores yang membuatnya tampil maskulin namun tetap elegan. Pilihan bahan ini juga yang mungkin menyebabkan Wave II memiliki bobot yang mantap digenggaman, 135 gram.
Layar
Wave II merupakan ponsel pertama yang mengusung layar teknologi terbaru Samsung, Super Clear LCD. Kelebihan dari layar ini yaitu digunakannya DNIe(digital natural image engine) yang biasa disematkan pada produk televisi high-end keluaran Samsung. Jika dibandingkan dengan layar Super AMOLED milik Galaxy S, layar ini memiliki kelebihan tersendiri. Kedua layar menampilkan gambar yang mengagumkan dengan tingkat kontras dan saturasi warna yang berbeda, sehingga agak sulit untuk menentukan mana yang lebih baik, sangat tergantung dengan selera masing-masing pengguna.
Dengan dimensi yang lebih besar, tentunya Samsung Wave II juga membawa layar yang lebih luas jika dibandingkan dengan Samsung Wave S8500. Samsung Wave II memiliki layar berukuran 3.7 inchi, terpaut 0.4 inchi dibanding Wave yang pertama.
Dari segi bahan pelapis layar, Wave II mengaplikasikan permukaan anti gores ‘oleophobic’. Soal ketangguhan, tidak kalah dengan ‘Gorilla Glass’ yang banyak digunakan pada smartphone high-end lain.

Bada 1.2
Jika pernah menggunakan smartphone Android keluaran Samsung, Anda tidak akan kesulitan mengoperasikan Wave II. Karena, seperti yang pernah PULSA tulis ketika mengulas ponsel Bada sebelumnya, banyak sekali kemiripan antara tampilan Bada dengan Android terutama yang tertanam pada ponsel besutan vendor asal Korea ini. Kunci kesamaan terletak pada TouchWiz UI yang disematkan pada keduanya.

Homescreen
Secara default Anda akan menemukan tiga homescreen yang menjadi satu bagian desktop panoramic. Ketika kita menggeser dari satu panel desktop ke lainnya, gambar background pada desktop akan ikut bergerak dan menimbulkan efek kedalaman, persis yang bisa ditemukan pada tampilan homescreen Android. Setiap homescreen dapat dijejalkan berbagai widget dengan menekan tombol virtual yang terletak di kiri-atas layar, tepat di bawah signal bar. Jumlah homescreen bisa ditambah hingga berjumlah 10 buah, dengan memutar ponsel ke posisi landscape ketika sedang berada dalam mode pengaturan widget.
Pada tampilan desktop ini juga Anda dapat menemukan panel di bagian bawah layar berisi shortcut alfanumerik keypad, kontak dan pesan.
Yang juga mirip dengan OS Android adalah tab notifikasi yang bisa diakses dengan menariknya dari sisi atas layar. Selain menampilkan notifikasi, tab ini juga memudahkan kita untuk mengaktifkan atau mematikan Wi-fi, Bluetooth dan profil silent.

Tab Notifikasi
Memasuki menu utama dengan menekan tombol menu, Anda bisa mengakses berbagai aplikasi yang terinstal dalam ponsel. Tampilan gridnya lagi mirip milik Android Samsung yang juga meniru menu utama iPhone. Untuk mengubah posisi ikon, tekan tombol virtual bertuliskan Edit yang letaknya menggantikan tombol widget.
Internet dan Konektivitas
Browser bawaan Wave II terbilang nyaman untuk digunakan mengakses dunia maya. Apalagi browser ini sudah mendukung pinch-zoom, flash, multiple windows dan quick translate. Untuk menggunakan quick translate, tekan dan tahan pada kata tertentu pada teks, akan muncul pilihan translate, jika dipilih Anda langsung diarahkan menuju Google translate yang langsung menyajikan hasil terjemahan kata yang Anda pilih.

Tampilan Browser
Untuk urusan konektivitas, tentunya smartphone sekelas Wave II sudah mampu berjalan di berbagai jalur seperti GPRS, EDGE hingga 3.5G. Dan jika Anda belum cukup puas, Wave II juga sudah dilengkapi fitur Wi-Fi yang bisa diaktifkan secara praktis dengan mengakses tab notifikasi.
ak hanya itu, seperti pada Android Froyo, Bada sudah dilengkapi dengan fitur Mobile AP. Dengan begitu Anda bisa menjadikan Wave II semacam portable wi-fi hotspot. Fitur ini bisa diaktifkan dengan mengakses Settings>Connectivity>Mobile AP.
Kamera
Kamera beresolusi 5 megapixel pada Wave II rasanya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan kita dalam mengabadikan gambar. Apalagi tersedia enam pilihan mode pengambilan gambar di antaranya single, beauty, smile shot, continuous, panorama dan vintage. Selain itu ada 14 pilihan scene mode sehingga kita bisa menyesuaikan dengan kondisi pencahayaan untuk hasil yang maksimal. Kamera Wave II juga sudah mendukung touch focus, sehingga kita bisa menentukan area fokus dengan mudah.
Mode perekam videonya pun tak kalah ciamik. Pasalnya, Wave II sudah mampu merekam gambar bergerak dalam format definisi tinggi 480x720 pixel (HD 720p).
HASIL CAMERA
Gestures adalah sejumlah fitur yeng berhubungan dengan cara kita menggerakkan atau memperlakukan Wave II, diantaranya Double tapping, Orientation, Overturning dan Putting Down.

Double Tapping adalah sejenis shortcut dimana kita dapat membuka aplikasi yang sudah dipilih sebelumnya dengan mengetuk dua kali (double tap) menggunakan jari di area kosong pada homescreen.
Orientation terdiri dari ‘Change Orientation’ dimana orientasi tampilan layar akan berubah sesuai dengan posisi ponsel dan ‘Flow Items in Tilt Direction’, dimana item agak bergerak sesuai arah kemiringan ponsel. Misalnya ketika Anda mengakses koleksi gambar pada media browser, Anda cukup memiringkan ponsel sedikit ke arah kanan untuk melihat gambar berikutnya.

Dengan mengaktifkan Overturning, Anda tidak perlu panik ketika ponsel berdering di tengah rapat. Cukup balikkan ponsel ke posisi telungkup dan secara otomatis bunyi dering akan menghilang tanpa menolak panggilan.
Sedang Putting Down berfungsi saat Anda ingin menggunakan loudspeaker ketika menelepon, caranya cukup letakkan ponsel pada meja atau bidang lain maka loudspeaker aktif dengan sendirinya.
Pengaturan fitur Gestures dapat diakses pada Settings>General>Gestures.
Samsung Apps
Samsung Apps yang terdapat pada Wave II berbeda dengan yang ada pada Galaxy S. Samsung Apps pada Galaxy S hanya berisi aplikasi gratis yang dapat berjalan pada platform Android, sedang yang tersematkan pada Wave II Samsung Apps berfungsi layaknya toko aplikasi digital lain. Di dalamnya terdapat berbagai aplikasi Bada yang bisa diunduh secara gratis maupun berbayar. Sayangnya jumlah aplikasi yang tersedia belum sebayak milik Apple App Store ataupun Android Market.
Kesimpulan
Samsung Bada versi 1.2 dengan segala fiturnya yang tertanam dalam Wave II memang cukup bisa diandalkan. Hanya saja berbagai kemiripannya dengan sistem operasi Android bagaikan pedang bermata dua. Di satu sisi bisa memudahkan pengguna yang pernah mencicipi ponsel Android, sementara di sisi lainnya bisa menjadi alasan pasar untuk tidak memilihnya dan berpaling ke Android yang jelas lebih ‘matang’.
Tapi sepertinya tidak ada salahnya memberikan kesempatan pada OS ini, mengingat usianya yang masih baru ditambah kesempatan berkembang yang terbuka luas berkat sistem terbuka yang dianutnya.

Kelebihan:
• BadaVersi Terbaru 1.2
• Bodi dan Layar anti-gores
• T9 Trace
• Gestures
• OTA update
• Kamera 5MP
• Perekam Video HD



Kekurangan:
• Masih Mirip Android
• Aplikasi belum sebanyak Android dan iOS
Spesifikasi:



Harga Baru: Rp. 3.855.000
Harga Bekas: -
Network: 2G, GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 3G, HSDPA 900 / 2100
Layar: Super Clear LCD capacitive touchscreen, 16M color - Scratch-resistant oleophobic surface - Accelerometer sensor for UI auto-rotate - Multi-touch input method - Proximity sensor for auto turn-off - TouchWiz UI 3.0 - Handwriting recognition - Smart unlock
Ukuran layar: 123.9 x 59.8 x 11.8 mm
Audio Jack: - 3.5 mm audio jack - DNSe (Digital Natural Sound Engine)
Fitur Audio: Vibration, MP3 ringtones
Speakerphone: Ya
Memori Internal: 2 GB storage
Memory External: microSD, up to 32GB, 2GB card included
3G: HSDPA 3.6 Mbps; HSUPA, 2 Mbps
EDGE: Class 10, 236.8 kbps
GPRS: Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps
WLAN: Wi-Fi 802.11 b/g/n
Bluetooth: Yes, v3.0 with A2DP
Infrared: Tidak
Cable Port: Yes, microUSB v2.0
Kamera Belakang: 5 MP, 2592 x 1944 pixels, autofocus, LED flash
Kamera Depan: Ya
Video Record: Yes, 720p@30fps, video light
OS: Bada OS 1.2
CPU: 1 GHz ARM Cortex-A8 processor, PowerVR SGX540 GPU, Hummingbird chipset
Browser: WAP 2.0/xHTML, HTML
GPS: Yes, with A-GPS support, Samsung Mobile Navigator
Messaging: SMS, MMS, Email, Push Email, Palringo IM
Java: Yes, MIDP 2.0
Radio: Stereo FM radio with RDS, FM recording
Stand by: Up to 600 h (2G) / Up to 500 h (3G)
Talk Time: Up to 13 h (2G) / Up to 6 h (3G)
Tipe Baterai: Standard battery, Li-Ion 1500 mAh
Video Player: - MP4/MKV/H.263/H.264/WMV/Xvid/DivX video player
MP3 Player: - MP3/WAV/WMA/eAAC+ player
Audio Record: Ya
Multiple SIM Card: Tidak


Polytron Rambah Bisnis Ponsel, Siapkan Lima Varian

Sebagian masyarakat Indonesia pasti kenal Polytron? Ya, pabrikan ini memang terkenal lewat produk televisi, compo, tape dan beberapa perangkat elektronik lain. Nah, belakangan dikabarkan PT Hartono Istana Teknologi, selaku pemegang merk Polytron, tampaknya siap merilis produk ponsel ke pasaran. Bahkan menurut informasi lain Polytron juga akan bermain di segmen notebook lokal.


Informasi tersebut berhasil diungkap dengan ditemukannya beberapa bocoran foto berbagai produk ponsel Polytron di alam maya. Tampaknya Polytron sudah menyiapkan lima seri ponsel untuk dipasarkan, yang salah satunya merupakan smartphone berbasis Android. Kelima seri tersebut yakni Wizard, Wind, Glozz, Graffiti, dan Genio.
Pada situs resmi Polytron, saat ini baru terdapat 3 jenis ponsel yang sudah dipublikasikan ke hadapan khalayak yaitu seri Genio, Graffiti, dan Glozz. Model Genio memakai konsep keypad QWERTY, dengan tiga macam varian yaitu PG3000Q, PG11000Q, dan PG1000Q.
Varian PG3000Q diketahui memiliki fitur paling lengkap, dimana sudah menancapkan fasilitas TV analog, Wi-Fi dan dual kamera. Sementara, untuk seri PG1100Q dan PG1000Q tercatat serupa, hanya memiliki dimensi layar yang berbeda.

Kemudian untuk Polytron model Glozz, hanya memiliki satu varian yaitu PQ5000Q. Bentuknya unik yaitu belah ketupat. Kameranya 2 MP, dengan layar kecil di bagian kover tutup. Sementara, seri Graffiti terlihat dengan varian PG2000T, yang memakai layar sentuh dan kamera ganda.

Terkait seri smartphone, hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai spesifikasi detil. Namun, bila benar memakai Android maka kemungkinan mengadopsi layar sentuh (touchscreen). Sampai saat ini Polytron belum memberikan informasi resmi jadwal peluncuran produk-produk tersebut, termasuk detil harganya.
sumber pulsa online