MENU

7/12/11

Adu Sony Ericsson Xperia Arc vs Samsung Google Nexus S Adu Gengsi si Roti Jahe






Kehadiran smartphone ber-platform Android Gingerbread cukup ditunggu dan menjadi euphoria di market dunia. Sony Ericsson hadir lebih dulu dengan mengedepankan prestise dan inovasi. Sedangkan Google phone kembali melakukan penetrasi dengan mempercayakan balutan fisiknya pada pabrikan raksasa Korea, Samsung.Keluarga baru Sony Ericsson itu berjuluk ‘Xperia Arc’, sedangkan kolaborasi Samsung-Google satu kemasan dalam ‘Samsung Google Nexus S’. Lantas sejauh apa Google phone menandingi pabrikan sekelas Sony Ericsson yang telah lama malang melintang di perangkat komunikasi tersebut?

Desain
Xperia Arc :
Kotak Simetris, Slim, 125 x 63 x 8.7 mm, 117 gram
Nexus S :
Ergonomis, Solid, 123.9 x 63 x 10.9 mm, 129 gram
Keduanya memang menyasar pada pengguna kelas premium, namun dari sisi tampilan fisik cukup jauh berbeda. Saat menggenggam Arc, Anda akan merasa bak menggenggam keramik berukuran kecil namun ringan. Hal itu dipertegas dengan bentukan Arc yang kotak simetris dan slim. Berbeda kala Anda menggenggam Nexus S, selain lebih berat 12 gram, ponsel ini tak menyematkan sudut pada desainnya. Anda juga menemukan perbedaanlain ketika menyentuh permukaan keduanya. Arc tampil dengan permukaan yang lapang dan rata, berbanding terbalik dengan Nexus S yang hadir dengan permukaan cekung. Karakter disain yang diusung keduanya pun boleh mendapatkan jempol.
Nilai : Xperia Arc : 5 Nexus S : 5
Layar
Xperia Arc :
LED-backlit LCD, capacitive touchscreen, 16M colors, 480 x 854 pixels, 4.2 inches, Accelerometer sensor for auto-rotate, Multi-touch input method, Sony Mobile BRAVIA Engine, Proximity sensor for auto turn-off, Timescape UI, Mediascape
Nexus S :
Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors, 480 x 800 pixels, 4.0 inches, Oleophobic surface, Contour Display with curved glass screen, Multi-touch input method, Accelerometer sensor for UI auto-rotate, Touch-sensitive controls, Proximity sensor for auto turn-off, gyro sensor.

Anda akan merasakan sensasi baru ketika menyentuh permukaan Arc. Layar LED seluas 4,2 inci itu oleh pihak Sony Ericsson telah ditanamkan teknologi yang mereka sebut ‘Mobile Bravia Engine’. Tampil dengan ketajaman yang fantastis bak TV layar datar hingga mampu memanjakan mata Anda. Sedangkan Samsung membekali layar Super AMOLED 4 inci Nexus S dengan karakter ‘Curved Glass Screen’, yang berarti teknologi layar berkontur melengkung. Keduanya bersamaan menyemat karakter display khas pabrikan, sehingga selera Anda yang akan menentukan cocok tidaknya pada karakter keduanya.
Nilai : Xperia Arc : 5 Nexus S : 4

OS & Menu
Xperia Arc :
Android Gingerbread, Timescape, Mediascape, News reader, Manager Livewire


Nexus S :
Android Gingerbread, Google earth


Berjalan pada platform serupa keduanya sama tangguh dalam hal kinerja. Namun ketika Anda melakukan booting secara bersamaan maka Anda akan jenuh menunggu Arc, pasalnya butuh waktu hingga 160 detik hingga mencapai tampilan homescreen. Berbanding terbalik dengan Nexus S yang hanya membutuhkan waktu 23 detik saja. Namun kekayaan tampilan nampaknya masih menjadi milik Arc,dijajaran homescreennya hadir beragam widget bawaan semisal Timescape dan Mediascape. Masuk ke ranah menu Anda pun akan mendapatkan hal yang sama, Arc lebih kaya dengan konsistensi fitur khas serta beberapa jajaran aplikasi tambahan. Pada Nexus S, Samsung memangkas fitur SNS dan Samsung Apps yang belakangan menjadi ciri khas smartphone Samsung.
Nilai : Xperia Arc : 5 Nexus S : 4
Kamera Foto
Xperia Arc :
8 MP, 3264 x 2448 pixels, Autofocus, LED flash, Geo-tagging , Touch focus, Image stabilization, Face and Smile detection, CMOS Exmor’R sensor
Nexus S :
5 MP, 2560 x 1920 pixels, Autofocus, LED flash, Geo-tagging, Touch focus

Sejak jaman ‘baheula’, Sony Ericsson dikenal dengan ketangguhannya mengemas kamera dalam ponsel. Tak heran rasanya kalau Arc pun disuntikkan kamera super canggih yang dilengkapi CMOS sensor Exmor’R. Selain mahir dalam mengemas objek, kamera 8 megapiksel tersebut mampu melakukan filterisasi cahaya, hingga dapat menampilkan hasil yang natural dan jernih, walau ditempat minim cahaya sekalipun. Sedangkan Nexus S tampil apa adanya dengan kamera 5 megapikselnya. Dilengkapi LED flash dan fitur pendukung, hasilnya pun tak tampak terlalu mengecewakan.
Nilai : Xperia Arc : 5 Nexus S : 3

Audio Player
Xperia Arc :
MP3/eAAC+/WMA/WAV player, Track ID, Infinity
Nexus S :
MP3/WAV/eAAC+/AC3/FLAC player
Audio boleh dibilang sarana wajib pada sebuah ponsel, dan nampaknya keduanya telah mengemas fitur yang mendukung layanan keluaran suara ini. Sony Ericsson tetap eksis pada fitur andalan semisal Track ID yang terbenam pada Arc. Sedangkan Nexus S tak menyematkan layanan khusus terkait sektor bunyi tersebut, hanya menyediakan fitur musik standar. Sebagai catatan, Nexus S telah mendukung format FLAC (Free Lossless Audio Codec) yakni salah satu format yang setara dengan format Mastering Audio. Keduanya pun cukup apik dalam mengemas keluaran bunyi, baik ketika menggunakan earphone maupun speaker multimedia. Lain dari itu, fitur Radio menjadi nilai lebih pada Arc.
Nilai : Xperia Arc : 5 Nexus S : 3
Video Recording & Player
Xperia Arc :
High Definition, 720p@30fps, Continuous autofocus, Video light, MP4/H.263/H.264/WMV player
Nexus S :
Wide VGA@30fps, MP4/DivX/WMV/H.264/H.263 player
Disektor rekam, Arc dibekali karakter high definition dan kontinyu autofocus serta video light. Cukup apik dalam mengemas hasil rekam yang terangkum dalam format MP4. Sedangkan Nexus S hanya mampu menghasilkan format 3GP, cukup sayang dengan kelas premium yang di usungnya. Dan keduanya cukup mahir dalam memutar format video. Arc menyediakan sarana ini pada homescreen yang terintegrasi pada Mediascape, maupun galeri video. Sedangkan guna memutar video pada Nexus S, Anda harus mengakses galeri lalu kemudian memilih koleksi video Anda yang tertampil bersama foto dan gambar yang tersimpan dalam memori ponsel. Nexus S tidak menyediakan ikon khusus untuk aplikasi video player pada menu utama, namun Anda dapat mendownloadnya via Market.
Nilai : Xperia Arc : 5 Nexus S : 3

Kesimpulan
Walau keduanya bermain dikelas premium, Arc lebih banyak memberikan tawaran, terutama dari segi fitur dan konektivitas. Meski menjadi generasi menerus tahta Google phone, Nexus S nampaknya tak berbuat banyak dari sisi inovasi dan fitur. Tandemnya dengan Samsung pun terlihat tak banyak memberi perubahan berarti selain dari sisi performa kinerja dan sedikit inovasi desain
BY MAJALAH PULSA

No comments:

Post a Comment